Bikin Laporan Palsu, PJ Kades Tilep BLT

Utama280 Dilihat

PILARSUMSEL.COM-Masih ingat aksi perampokan bersenjata api menimpa Pj Kades Talang Buluh, Kecamatan Batang Hari Leko, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel, Kamis (23/9/2021), pukul 08.30 WIB, dengan kerugian Rp 38 juta dan dilaporkan ke Polsek Batang Hari Leko?

Belakangan diketahui ternyata kejadian itu hanya rekayasa sang Kades, Emildo (46), warga Desa Pengaturan Kecamatan Batang Hari Leko.

Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIk dalam keterangan pers menyampaikan, pengungkapan laporan palsu bermula adanya Laporan di Mapolsek Batang Hari Leko dengan LP-A/12/IX/2021 SPKT.UNIT RESKRIM/ SEK BHL/ RES MUBA/ POLDA SUMSEL tanggal 23 September 2021 lalu bahwa tersangka yang merupakan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) diperbantukan menjadi Pj Kades melapor telah dirampok oleh Orang Tidak Dikenal (OTD) dengan membawa kabur uang Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 38 juta.

“Dari laporan unit Reskrim Polsek berkoordinasi dengan Kasat Reskrim melakukan olah TKP, namun dalam olah TKP terdapat beberapa kejanggalan, ” ungkap Kapolres didampingi Kasat Reskrim, Kapolsek Batang Hari Leko dan, Paur Subbag Humas dalam keterangan rilis di aula Mapolres, Rabu (29/9/2021) .

Setelah olah TKP dan dilakukan introgasi oleh penyidik, tersangka akhirnya mengaku laporannya adalah rekayasa. Dia nekat melakukan rekayasa penodongan atau perampokan, lantaran terdesak utang dan untuk memenuhi kebutuhan dirinya.

Dari pengakuan tersangka, bahwa dirinya membuat laporan palsu karena terlilit utang, lalu spontan terpikir uang BLT yang akan dibagikan kepada warga direkayasa dirampok. “Uang itu buat kebutuhan sehari-hari dan bayar utang saja, ” aku PJ Kades ini

Sebelumnya, aksi perampokan bersenjata terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumsel. Pelaku diduga berjumlah tiga orang, berhasil membawa kabur dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) milik Desa Talang Buluh, Kecamatan Batang Hari Leko senilai Rp 38 Juta.

Berdasarkan data didapatkan, peristiwa terjadi pada Kamis (23/9/2021) sekitar pukul 08.30 WIB. Saat itu, Pj Kepala Desa Talang Buluh, Emildo, menggunakan motor dengan membawa uang BLT Covid-19 yang akan dibagikan kepada warga pada hari ini.

Nahas, ketika akan menuju ke Desa Talang Buluh, tepatnya di jalan antar Desa Bukit Pangkuasan menuju Talang Buluh, korban dicegat oleh Orang Tidak Dikenal (OTD). Dengan menggunakan senpi, pelaku mengancam korban. Korban setelah diancam tidak bisa berbuat banyak, akhirnya menyerahkan tas yang berisikan uang BLT warga desa. Ketiga orang itu langsung melarikan diri, korban pun langsung melaporkan ke pihak Desa, Camat dan ke Polsek.(palpres.com)