Bupati Trenggalek Terima Sertifikat Aset dari BPN

Jawa Timur27 Dilihat

 

pilarsumsel.com Trenggalek, Jawa Timur – Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin, menerima sertifikat aset dari BPN.

 

Sertifikat aset ini sendiri diserahkan langsung Kepala the v Badan Pertanahan Nasional (BPN) Trenggalek, Yoseph Wibisono, saat Bupati Trenggalek melakukan kunjungan ke kantor BPN.

 

Dalam penyerahan itu turut hadir Penjabat (Pj) Sekda Trenggalek, Anik Suwarni, dan beberapa pejabat terkait mendampingi Bupati Trenggalek dalam penyerahan sertifikat tersebut.

 

Sertifikasi aset milik pemerintah sendiri, merupakan atensi dari KPK.

 

Tentunya ditujukan untuk inventarisasi yang baik dan pengamanan bagi aset yang dimiliki.

 

Ada sebanyak 255 bidang sertifikat yang diserahkan Kepala BPN kepada Bupati Trenggalek, Rabu (19/1).

 

Sedangkan sertifikat aset yang telah terselesaikan sebanyak 318 bidang sertifikat. Diantaranya telah diserahkan dalam beberapa kegiatan sebelumnya.

 

Bupati Trenggalek, sangat mengapresiasi upaya kolaboratif antara BPN dan jajarannya di lingkup Pemkab Trenggalek yang telah berhasil mensertifikasi aset-aset milik Pemkab.

 

Diharapkan olehnya beberapa bidang aset sisanya bisa diselesaikan tahun 2022 ini.

 

“Saya ingin menyapa teman-teman di BPN, karena beliau-belaiu telah banyak jasanya dalam mengakselerasi dalam membantu kita mensertifikasi aset pemerintah daerah yang selama ini masih belum bersertifikat,” ucap Bupati Arifin, disela kunjungannya di Kantor BPN Trenggalek.

 

Hal ini sejalan juga, sambungnya “dengan MCB KPK, untuk memastikan bahwa daerah ini bisa mengelola asetnya dengan baik. Salah satunya dengan pensertifikatan aset ini,” terangnya.

 

Selain itu juga mengenai beberapa irisan mengenai proyek strategis nasional. Baik program-program yang terlampir dalam Perpres 80 maupun PTSL yang menjadi bagian dari reformasi dari agraria dan termasuk salah satu program prioritas dari Bapak Presiden Joko Widodo, tutup kepala daerah muda yang erat disapa Gus Ipin itu.

 

Kepala BPN Trenggalek, Yoseph Wibisono membenarkan, “sertifikat yang diserahkan hari ini sebanyak 255 bidang. Sebenarnya yang sudah selesai semua itu sebanyak 318 bidang, namun sebagian sudah diserahkan dalam beberapa kegiatan lainnya. Seperti saat kegiatan bersama KPK di Gedung Negara Grahadi beberapa waktu lalu dan ini merupakan sisanya untuk pengajuan 2021 yang lalu,” terang Yoseph.

 

Sertifikasi aset Pemkab Trenggalek sendiri, lanjut Kepala BPN itu, “menyisakan beberapa bidang aset, yang kami targetkan bisa diselesaikan tahun 2022 ini,” tutupnya.

 

 

(bud)