Festival Rempah Dorong Perekonomian Petani Rempah

Sumsel21 Dilihat

Silampari Online,

Herman Deru bersama Ketua TP PKK Sumsel Febrita Lustia Herman Deru membuka festival rempah Sumsel tahun 2020 yang ditandai dengan penuangan rempah secara simbolis di halaman Griya Agung, Sabtu, (24/10/2020).

Gubernur Sumatera Selatan Herman deru mengatakan, sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini untuk memperkenalkan berbagai keanekaragaman rempah yang ada di Indonesia khususnya di Sumsel.Di zaman IT ini lebih mudah untuk mencari pemanfaatannya dan lebih mudah memasarkannya.

“Mudah-mudahan dengan adanya pameran ini yang di gagas oleh PKK dapat menambah nilai bagi semangat para petani rempah di Sumatera Selatan. Ini juga sebagai upaya untuk mensejahterakan para petani terobosan ini keluar disaat pandemi sehingga kita mencari terobosan-terobosan untuk dapat memperbaiki perekonomian kita artinya sebagian ekonomi- ekonomi ini terganggu karena phsical distancing ini salah satu jalan keluarnya,” ujarnya.

Sementara itu, Feby Deru mengatakan ini sebagai kepedulian kita yang diselenggarakan oleh PKK dibantu oleh PKK Kabupaten Kota, dan organisasi wanita. Kita mengajak bersama-sama untuk membuka dan mengadakan pameran rempah ini.

“Tujuannya adalah supaya kita juga mendapatkan ilmu juga tentang rempah-rempah kemudian rempah-rempah apa saja yang bisa dimanfaatkan dilingkugan kita sendiri. Total yang ikut di festival termasuk UMKM sekitar 54 stand dengan UMKM kuliner. UMKM kuliner diharapkan untuk mereka membuatkan stand itu ada rempah-rempahnya,” ujarnya.

Dia menambahkan,banyak berbagai macam jenis rempah yang kami data. festival rempah dilakukan untuk menggali kekayaan rempah khususnya di Sumsel agar terlindungi dari kepunahan sehingga lebih dikenal masyarakat.Petani sekarang merasa kesulitan dengan adanya pandemi ini.

“Makanya kami membuat minuman yang berasal dari rempah-rempah dibuat dengan berbagai kemasan agar mereka bisa menjualnya kemudian kita juga ikut membantu memasarkan melalui media sosial. Semua dari kabupaten kota dan organisasi wanita mempunyai produk unggulan. Kita lihat produk-produk apa saja yang menjadi unggulan dari masing-masing nanti akan kita angkat mudah-mudahan kedepan kita akan membantu mengajak semua untuk membuat lagi acara-acara rempah atau membuat produk rempah yang bisa kita jual untuk masyarakat,” pungkasnya. (vin)