Festival Serapungan Meriahkan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Empat Lawang

Empat Lawang58 Dilihat

Empat Lawang, pilarsumsel.com – Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Empat Lawang yang ke-17, Dinas Pariwisata Kabupaten Empat Lawang kembali menggelar Festival Serapungan, yang sudah menjadi tradisi tahunan sejak berdirinya kabupaten ini pada tahun 2007. Festival tahun ini digelar di Pantai Terusan Desa Terusan Lama Kecamatan Tebing Tinggi, dengan garis finish di Jembatan Musi II.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, festival ini menyuguhkan tiga kategori lomba yang dinantikan, yaitu Serapungan Cepat, Serapungan Santai, dan Rakit Hias. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Pj Bupati Empat Lawang, Fauzan Khoiri Denin, yang didampingi oleh berbagai pejabat penting daerah, termasuk Kapolres dan Pabung, Kalapas Empat Lawang, Kepala BNNK Empat Lawang, Kemenag, Asisten Setda, para Kepala Dinas, hingga Camat. Kehadiran para pejabat ini menandakan pentingnya acara ini bagi masyarakat dan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Fauzan Khoiri Denin menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari agenda rutin pemerintah kabupaten untuk mempromosikan Empat Lawang sebagai destinasi wisata unggulan, baik di tingkat lokal maupun nasional. “Harapan kami, kearifan lokal ini menjadikan kita cinta dengan air. Sama-sama memelihara, menjaga agar Sungai Musi ini bisa memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat dan pemerintah daerah,” jelasnya.

Di tempat yang berbeda, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Empat Lawang, Mgs A Nawawi, menjelaskan bahwa Serapungan tahun ini merupakan kali ke-16 diadakan, mengingat festival ini sempat terhenti pada tahun 2021 akibat pandemi Covid-19. Nawawi menegaskan pentingnya Festival Serapungan sebagai atraksi wisata ikonik yang mencerminkan tradisi lama, di mana Sungai Musi dahulu kala merupakan jalur transportasi utama di Empat Lawang sebelum akses darat memadai seperti sekarang.

“Serapungan Cepat tahun ini diikuti oleh 105 peserta, Serapungan Santai 708 peserta, dan Rakit Hias 25 peserta,” ungkap Nawawi. Jumlah peserta yang banyak ini menunjukkan antusiasme warga dan wisatawan terhadap festival yang mengangkat budaya dan tradisi lokal.

Festival Serapungan tidak hanya menjadi ajang lomba, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat serta mempromosikan kearifan lokal. Dengan keberhasilan acara ini, Empat Lawang semakin dikenal sebagai destinasi wisata yang unik dan kaya akan budaya. (Kominfo)