Gubernur Sumsel Resmikan Gedung IGD RS Islam Siti Khadijah

Utama301 Dilihat

 

Palembang – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru meresmikan gedung IGD RS Islam Siti Khadijah Palembang yang merupakan rangkaian dari HUT RS Islam Siti Khadijah ke-42 tahun, Selasa (1/3/2022).

 

Gubernur Sumsel H Herman Deru mengatakan dengan adanya gedung baru ini diharapkan bisa meningkatkan pelayanan. Pelayanan semakin prima dengan mengedepanan cara-cara yang baik sesuai dengan syriat dan dan norma-norma ketimuran.

“Untuk itu saya mengingatkan manajemen RS Islam Siti Khadijah untuk meningkatkan pelayanan di setiap bidangnya secara Islami, baik itu dari security, nakes, dokter, maupun staff administrasinya,” ujarnya.

Lanjut, Deru menambahkan juga menjadi layanan kesehatan bukan sekedar tempat berobat saja.

 

“Saya minta kepada pihak manajemen RS menerima layanan kesehatan bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi kesehatan jadi bukan hanya orang yang berobat saja,”tuturnya.

Bahkan dirinya bercita-cita menjadikan Sumsel sebagai destinasi wisata kesehatan atau Health Tourism, karena itu nantinya dia meminta dukungan setiap menajemen Rumah Sakit di Sumsel meningkatan segala bentuk pelayanannya.

“Cita-cita besar kita semua bisa menjadikan Sumatera Selatan menjadi destinasi wisata atau biasa disebut juga health tourism dan ini membutuhkan dukungan dari semua pihak khususnya manajemen pelayanan di rumah sakit baik swasta maupun negeri,” harapnya.

Herman Deru memberikan apresiasinya pada jajaran managemen RS. Siti Khadijah yang konsisten menjadikan RS Islam Siti Khadijah sebagai RS Islam kebanggan  warga Sumsel.

“Saya sangat mengapresiasi langkah  yang sudah diperbuat segenap jajaran Siti Khadijah konsisten  menjadi  kebanggan umat muslim, meskipun Rumah Sakit muslim tapi tetap melayani dan tanpa membedakan pasiien yang non muslim,” pungkasnya.
Sementara itu ditempat berbeda Direktur Pelayanan Medis dan Keperawatan RS Islam Siti Khadijah dr. Sari Nurfaizah, Sp THTKL mengatakan dalam rangka menyambut HUT RS ke-42 tahun, RS Islam Siti Khadijah telah mengadakan serangkaian kegiatan.

“Kami telah mengadakan kegiatan baksos operasi bibir sumbing, donor darah, dan kunjungan ke empat panti asuhan. Lalu mengadakan lomba-lomba intern dengan menerapkan prokes dan di puncak acara peresmian IGD,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan peresmian IGD ini merupakan pemberian dari pemprov Sumsel dari Gubernur dan CSR PT. Bukit Asam.

“Kami memiliki ruangan isolasi yang berstandar, ruangan khusus.Selain peresmian IGD juga ada penyerahan 1 unit ambulance dari pemprov Sumsel untuk RS ISlam Siti Khadijah. Alhamdullilah di usia ke-42 ini memiliki rezeki,” katanya.

Kemudian RS Islam Siti Khadijah ini sudah sertifikasi syariah sehingga menjadi RS satu-satu di Sumsel yang berstatus syariah.

“RS syariah bukan menerima pasien khusus ISlam tetapi seluruh masyarakat diberbagai agama, ras apapun bisa berobat disini. Namun kami sehari-hari melaksanakan berdasarkan syriat Islam. Misalnya memasang catheter sesuai gender, pasien perempuan tidak digabung dengan pasien laki-laki dan penjagaan aurat,” bebernya.

“Kami berharap RS ISlam Siti Khadijah menjadi selalu yang terdepan untuk seluruh masyarakat di Sumsel pada umumnya khususnya di Palembang agar memberikan kepercayaan dan keyakinan bahwa berobat di RS ini akan memberikan kenyamanan untuk kesembuhan pasien,” pungkasnya.(vin)