Muara Sungai Jadi Percontohan

Sumsel355 Dilihat

 

PRABUMULIH (pilarsumsel.com)– Peredaran dan penyalahgunaan narkoba, kini menjadi tanggung jawab semua pihak. Tidak hanya Badan Narkotika Nasional (BNN), Polres Prabumulih, Kejari, dan lainnya.

Salah satu diwujudkan Desa Muara Sungai, Kecamatan Cambai mewujudkan Desa Bebas dari Narkoba (Bersinar) memakai dana desa (DD).

Menjadi salah satu percontohan kerja sama BNN dengan desa dalam rangka mewujudkan Desa Bersinar.

“Kita dorong semua desa di Kota Nanas ini, dalam rangka mendukung pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Desa Muara Sungai, jadi percontohan Desa Bersinar. Karena, komitmennya mewujudkan Desa Bersinar. Semua warganya harus paham, bahaya dan dampak negatif narkoba. Sehingga, benar-benar bersih dari narkoba,” ujar Kepala BNN, AKBP Ridwan SH ketika menyampaikan sambutannya dalam sosialisasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Desa Muara Sungai, Kamis (15/10/2020).

Sambungnya, banyak ruginya kalau terjerat narkoba. Selain, terancam terjerat hukum atau pidana. Merusak kesehatan, dan juga menyebabkan kecanduan hingga juga memicu kematian.

“Makanya, jauhi dan hindari namanya narkoba. Biar kita bisa hidup 100 persen, jauh dan terbebas narkoba serta hidup lebih sehat,” jelas Mantan Kapolsek Martapura, Polres OKU Timur (OKUT).

Pria berdarah Sunda ini mengimbau, kalau ada keluarga terjerat narkoba untuk proses penyembuhannya bisa dilakukan rehab.

“Laporkan ke BNN, akan kita lakukan rehabilitas bisa secara rawat jalan ataupun rawat inap. Sehari di Sumsel ini, 50 orang terjerat peredaran dan penyalahgunaan narkoba,” terangnya.

Sebutnya, tidak hanya mendorong desa. Tetapi juga, kelurahan mewujudkan Kelurahan Bersinar. “Dalam rangka menekan angka peredaran dan penyalahgunaan narkoba dan lainnya,” jelasnya.

Kades Muara Sungai, Lidaryadi dengan DD berupaya mewujudkan Desa Bersinar. “Agar Muara Sungai benar-benar menjadi Desa Bersih dari Narkoba, kita gandeng BNN dan lainnya untuk mewujudkannya,” ucapnya.

Harapannya, predikat Desa Bersinar ini benar-benar dipahami masyarakat agar perang terhadap namanya narkoba. “Karena, narkoba salah satu pemicu tingginya tindak kriminal,” tutupnya. (03)