Paman Tega Cabuli Keponakan yang Masih Sekolah Kelas Empat SD

Utama72 Dilihat

 

Pilarsumsel- www.pilarsumsel.com

Muratara- Seorang Paman terga memaksa dan berbuat cabul terhadap keponakanya sendiri yang masih duduk di bangku sekolah dasar (DS) kelas 4 SD, perbuatan bejat tersebut di lakukan oleh pelaku saat ibu korban berada di Pasar.

Apri Adi (34) warga RT. 15 kelurahan Muara Rupit Kecamata Rupit Kabupatan Musirawas Utara, ialah seorang paman yang tega mencabuli keponakanya sendiri berinisial (BI) Siswa kelas Empat Sekolah Dasar yang masih berusia 9 tahun.

Kapolres Musirawas Utara AKBP Eko Sumaryanto, SIK melalui Kapolsek Muara Rupit AKP Bakri Redi cahyono S.H membenarkan atas kejadian tersebut, ia menuturkan Kronologis kejadian terjadi pada desember 2020 sekira jam 11.30 wib.

Dinama tersangka datang kerumah korban saat ibu korban pergi ke pasar, lalu pelaku memaksa korban untuk memegang kemaluannya setelah itu pelaku menyuruh korban untuk memaju mundurkan tangannya sampai kemaluan pelaku mengeluarkan sperma, setelah itu pelaku mengambil pisau yang berada di dapur terlapor kemudian mengancam korban untuk tidak memberitahu kepada terlapor dan orang lain.

“Tersangka Sempat mengancam korban dengan mengatakan, *JANGAN NGADU SIAPO-SIAPO, GEK ADEK KAU KUBAWA PEGI JAUH*” Ujar Kapolsek.

Setelah itu tersangka meninggalkan korban sendirian dan tersangka langsung pulang kerumahnya dan ternyata istri pelaku tanpa sengaja memergoki suaminya melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap korban tersebut.

” Karena korban merupakan keponakannya sendir, maka istri tersangsaka melaporkan peristiwa tersebut kepada ketua RT, Lalu Ketua RT dan istri tersangsaka menanyakan kebenaran hal tersebut kepada korban dan korban membenarkan bahwa dirinya telah di cabuli oleh pelaku” Tambah Kapolsek.

Setelah itu pelaku diamankan dan kemudian di jemput anggota Polsek Muara Rupit untuk di proses sesuai hukum yang berlaku.

“Atas peristiwa tersebut, ibu korban merasa tidak senang dan membuat laporan kepada pihak kepolisian”Pungkas Kapolsek Muara Rupit AKP Bakri*. (NAY)

Editor : NOFI