Perayaan Waisak dan Pindapatta di Lubuklinggau Berlangsung Khidmat

*Y.M Bhante Indamedho : Berpesan, "Marilah kita menjaga Kedamaian dan Toleransi dalam Beragama, sehingga tetap terjaga kerukunan beragama".

Berita, Utama935 Dilihat

LUBUKLINGGAU. Umat Buddha di Kota Lubuklinggau-Provinsi Sumatera Selatan, memperingati Perayaan Waisak 2527 / 2023 EB.
Minggu (27/5/2023) Sangha Theravada Indonsia mengadakan Pindapatta,
dalam memperingati Hari Tri Suci Waisak.
Dengan tema, “Memperkokoh moral, membangun kedamaian Bangsa”, berjalan penuh dengan penuh khidmat dipimpin Y.M Bhante Indamedho.

Pantauan Pilarsumsel, sekitar pukul 06.00 WIB, YM. Bhante Indamedo berjalan kaki tanpa alas dari Lapangan Kurma hingga ke RCA. Saat langkah Bhantenya terhenti, umat Budha memberikan dana berupa makan dan kebutuhan lainnya.
Setelah selesai Pindapatta, Bhante bersama umat Buddha berjalan ke ruang makan.
Berdoa dan melakukan Perlimpahan jasa kepada para leluhur yang telah tiada.
Disela-sela acara, Effendi Sumarjono Ketua Dayaka Wihara Dhamma Ratana mengungkapkan, kegiatan hari ini, selain Pindapatta juga memperingati Hari Tri Waisak.
“Pindapatta, mengajarkan umat Buddhis memberi dana pada Bhikkhu Sangha.
Kami selaku pengurus Vihara Dhamma Ratana-Lubuk Linggau mengucapkan terimakasih pada Bhikkhu Sangha atas kehadirannya.
Sehingga Umat Buddha Lubuk Linggau dapat melakukan kebajikan, ungkapnya.
Perayaan Waisak dan Pindapatta ini, beliau didampingi oleh Aping berharap, “semoga Buddha Dhamma berkembang dengan baik dan dapat mengenalkan pindapatta ini kepada masyakat yang luas, terutama di kota Lubuk Linggau dan
kita berharap semoga didalam masyarakat kita hidup aman, tentram dan damai”.

 

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Wanita Therawada Indonesia (Wandani) Fenny didampingi oleh Ayek selaku anggota Wandani.
“Semoga kedepannya umat Buddha di Lubuklinggau ini semakin maju di jalan Dhamma”.
Kedatangan Bhante ini, membuat kami sangat senang karena kita diberi kesempatan untuk berbuat kebaikan dan belajar Dhamma. Sekaligus memperingati Hari Tri Waisak, ungkapnya.
Sementara Y.M Bhante Indamedho baru pertama kali berkunjung ke Kota Lubuklinggau.
Yang berasal dari kota Medan dan menetap di kota Pontianak, ungkapnya penuh sumringah.
Berkunjung ke Kota Sebiduk Semare, ia sangat bangga karena disambut penuh suka cita dan ramah.
Selama di Lubuklinggau, Bhante memberikan bimbingan pada umat Buddha. “Kita berharap bangsa kita makin maju dan toleransi serta menjaga keharmonisan dalam hidup beragama,” harapnya.


Y.M Bhante Indamedho berpesan pada umatnya, sesuai dengan ajaran guru Agung Buddha, kita harus sering mengunjungi Vihara dan mendukung kegiatannya.
Acara dilanjutkan, dengan melakukan pelepasan hewan di Vihara.
Dan mengunjungi Panti jompo dalam Bakti sosial.
Menjelang malam nanti ada puja Bhakti dalam Memperingati Hari Tri Suci Waisak hingga selesai. (ag)