Peringati HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme dan Patriotisme

Berita, Jawa Timur433 Dilihat

pilarsumsel.com Trenggalek, Jawa Timur – Kemerdekaan adalah suatu momen dimana sebuah negara memulai kehidupan baru untuk hidup bebas dan merdeka. Bangsa Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945 dengan ditandai pembacaan teks proklamasi oleh Ir. Soekarno. Sejak itu, kemerdekaan Indonesia selalu di peringati setiap tanggal 17 Agustus.

Menginjak usia yang ke 78 tahun, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia semakin ramai di peringati, dari tingkat desa, hingga nasional.

Hari ini, Kamis (17/8/2023) telah diperingati Hari Kemerdekaan Indonesia di lapangan Talun (Condro Geni), Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan.

Upacara pengibaran bendera merah putih itu di hadiri oleh Perangkat Desa, Babinsa, BKTM, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gembleb, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Gembleb, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, PKK, Karang Taruna, Ormas Keagamaan, Ormas Kepemudaan, RT/RW, Perguruan Pencak Silat (PSHT, Kera Sakti Indonesia, Pagar Nusa), siswa SD, MI, dan Pramuka.

Sekitar pukul 07.15 WIB, Edy Mardi Santoso (Kasun) memasuki lapangan upacara, sebagai tanda dimulainya upacara. Kepala Desa Gembleb, Suwito selaku inspektur upacara memasuki lapangan upacara, peserta disiapkan.

Detik-detik proklamasi ditandai dengan bunyi sirine dari mobil dan motor di sekitar lapangan dan kentongan. Dengan lantang dan penuh semangat Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sunarto membacakan teks proklamasi.

Panasnya terik matahari pagi tak menurunkan semangat perangkat upacara. Di bawah cerahnya langit biru, sebanyak 52 orang pasukan pengawal bendera yang tergabung dari Karang Taruna berpakaian putih putih dengan derap langkah tegap memasuki lapangan upacara dipimpin oleh Komandan Upacara. Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Eling Wimayendra, Adelina danTitis Wulandari diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh paduan suara dari ibu-ibu PKK Kecamatan Pogalan.

Di ujung upacara, H. Maksunudin membacakan do’a. Usai penutupan upacara, para seniman barongsai dan kesenian jaranan turut memeriahkan acara dengan aksi akrobatnya.

Setelah upacara bendera ini, para peserta di suguhi dengan lagu-lagu bertema perjuangan yang di bawakan dengan kompak oleh ibu-ibu PKK Desa Gembleb.

Dengan upacara ini, harapannya, Bangsa Indonesia dapat memaknai Kemerdekaan Indonesia, terutama warga Desa Gembleb Kecamatan Pogalan. Mengenang jasa-jasa para pahlawan yang dengan gigih memperjuangkan kemerdekaan bangsa, meniru dan meneladani sifat-sifat pahlawan Indonesia, yaitu nasionalisme serta patriotisme.

(bud)