Terima Undangan Pelantikan Kepsek Tapi Batal Dilantik, Susilawati dan Keluarga Trauma

Berita, Utama1549 Dilihat

MURATARA – Susilawati, guru SDN 3 Bingin Teluk, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Muratara yang kecewa dan merasa dipermalukan di depan umum. Jauh jauh datang dari Rawas Ilir, untuk mengikuti pelantikan sebagai kepala sekolah, saat absen namanya tidak ada dalam daftar pejabat yang dilantik.

“Saya malu sudah ikut baris di lapangan tapi mendadak tidak dilantik. Ini bagaimana, Saya sempat konfirmasi ke Korwil dan Diknas, mereka mengaku namanya doubel dan beda NIK. Dan Susilawati yang dimaksud bukan saya,” ucapnya kesal.

Pelantikan sejumlah kepala sekolah berlangsung di halaman Kantor Pemkab Muratara, Kamis (14/10) sekitar pukul 08.00 WIB. Susilawati mendapat undangan resmi dari Pemkab Muratara untuk mengikuti pelantikan di Kantor BPKAD Rupit. Rencananya dilantik menjadi Kepsek SDN 3 Bingin Teluk.

Susilawati mengikuti upacara dalam barisan pejabat yang hendak dilantik. Namun saat dipanggil petugas, dengan penyebutan golongan, nama dan NIK mendadak dianulir.

“Saya tidak bisa berkata apa-apa dan cuma mengkonfirmasi menganai masalah ini,” bebernya.

Menurut Susilawati, tidak ada guru yang namanya sama dengan dirinya khususnya di wilayah Bingin Teluk, Rawas Ilir, Muratara. Kegagalan pelantikan itu menjadi truma mendalam bagi keluarganya dan dirinya pribadi.

Sementara itu, pelantikan pejabat dan Kepsek tersebut tetap berjalan. Kepsek SDN 3 Bingin Teluk yang dilantik justru dilakukan terhadap Zubaidah yang tidak pernah dipanggil dalam barisan.

“Saya kecewa berat, bagi saya ini terlalu kasar dipermalukan depan umum,” ketus Susilatwati.

Kepala Dinas Pendidikan  Muratara Sukamto saat dikonfirmasi mengungkapkan pihaknya tidak bisa menjelaskan permasalahan itu secara gamblang. “Itu ranah BKP SDM Pak, coba konfirmasi ke BKP SDM saja,” ujarnya.

Terpisah, Kepala BKP SDM Muratara Ralin Jufri melalui Kabid Mutasi, Sindu hingga saat ini belum bisa memberikan konfirmasi masalah itu. (sumeks.co)