Tiga Anggota Satreskrim Polres Muratara Ditusuk Bandar Judi Saat Ditangkap, Pelaku Tewas Ditembak

Berita, Utama760 Dilihat

MURATARA-Aksi ala film laga di Bumi Beselang Serundingan terjadi. Betapa tidak, tiga anggota Satreskrim Polres Muratara diduga ditusuk seorang Bandar Judi saat dilakukan penangkapan.
Ketiga anggota polisi yang menjadi korban itu bernama Briptu Ilham, Bripda Nandi dan Aiptu Kohar. Namun pelaku penusukan berinisial EP tewas ditembak saat dirawat di rumah sakit. Dia tidak mengindahkan peringatan tegas dan memberikan perlawanan pada petugas.

Kapolres Muratara AKBP Koko Arianto Wardani dalam rilis yang disampaikan di whatshap group forum jurnalis Muratara, Selasa (5/12/2023), menerangkan kronologisnya.

Kapolres Muratara mengatakan, peristiwa itu berawal dari Tim Opsnal Unit Pidum Sat Reskrim Polres Muratara mendapatkan informasi dari masyarakat tentang aktivitas yang meresahkan masyarakat yaitu permainan judi jenis dadu kuncang yang berlokasi di dekat pasar malam Desa Muara Tiku Kec. Karang Jaya Kab. Musi Rawas Utara.

Selanjutnya pada Senin, 04 Desember 2023 sekira pukul 23.00 wib Kanit Pidum Ipda Henry Martadinata,S.H. memberikan arahan kepada tim opsnal terkait cara bertindak saat melakukan penangkapan.

Kemudian tim bergerak menuju Desa Muara Tiku, sesampainya di depan Pasar malam Desa Muara Tiku, ternyata informasi tersebut benar dan tim langsung melakukan penangkapan terhadap para pelaku.

“Tim Buser berhasil mengamankan pemain dadu dadu Kuncang a.n. : 1. Nama : Sb
Umur : 31th
Pekerjaan : Petani
Alamat : Dusun 3, Desa Tanjung Beringin, Kec. Rupit, Kab. Muratara.

2. Nama : RK
Umur : 33th
Pekerjaan : Petani
Alamat : Dusun 5, Desa Tanjung Beringin, Kec. Rupit, Kab. Muratara,” ungkapnya.

Namun Bandar dadu kuncang an. EP (pelaku penusukan terhadap anggota) berhasil melarikan diri dan kemudian dilakukan pengejaran oleh tim buser.

Pada saat pelaku dikejar, Briptu Ilham berhasil mengejar TSK dan menubruk dari belakang, kemidian terjadi pergulatan, tiba-tiba tersangka Ep mencabut pisau dari pinggang dan menusuk lengan kiri Briptu Ilham, kemudian menusuk lagi dibagian rusuk sebelah kiri dan perut kanan bawah sehingga Briptu Ilham tidak mampu melawan kembali. Kmdian tersangka EP melarikan diri.

Namun usaha melarikan diri tersebut dilihat oleh Bripda Nandi yang kemudian kembali melakukan pengejaran, saat akan disergap tersangka EP langsung berusaha menusuk dada kiri Bripda Nandi, namun Bripda Nandi masih mampu mengelak namun tetap melukai dada kirinya dan terjatuh.

Kemudian pelaku bersembunyi di dalam stan pasar malam, Aiptu Kohar yang melakukan pengejaran ke stan tempat sembunyi dan tersangka EP mendadak keluar dan bertabrakan dengan Aiptu Kohar, sehingga sama-sama jatuh, kemudian tersangka EP berdiri dan kembali melakukan penusukan terhadap Aiptu Kohar yang msh kondisi terjatuh ditanah, dan melukai bagian Rusuk sebelah kanan.

Kemudian tersangka EL kembali berusaha kabur, namun Aiptu Kohar yang sudah terluka melakukan penembakan ke arah kaki kanan tersangka EP sebanyak 2x dan jatuh kemudian berhasil diamankan oleh anggota lainnya.

Kemudian tim Buser membawa 3 org anggota yang terluka dan TSK EP penusukan ke Puskesmas Karangjaya. Namun krna kondisi Briptu Ilham kritis, maka langsung dilarikan ke RS AR Bunda di Lubuk Linggau.

Sementara, tersangka EP penusukan dibawa ke Polres lalu dibawa ke RS Rupit, yang langsung ditangani secara medis oleh dokter jaga di IGD (dibersihkan dan dijahit luka tembak, di rontgen) kemudian dibawa kembali ke ruang IGD dan ketika dicek oleh Kanit Pidum, tersangma ternyata sudah MD. (rlis/ag)