Wakil Gubernur Sumsel Ajak Para Pemuda Tani HKTI Sumsel Untuk Menjadi Pelopor Majunya Pertanian di Sumsel

Sumsel55 Dilihat

pilarsumsel online

Palembang – Pemuda Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sumatera Selatan melantik Pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD Pemuda Tani HKTI) Sumatera Selatan periode 2020-2025 di Auditorium Bina Praja Pemprov Sumsel Palembang, (22/02/2021).

Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya mengajak para Pemuda Tani HKTI untuk menjadi pelopor majunya pertanian di Sumsel.

“Saya mengajak Pemuda Tani HKTI di Sumsel agar tidak gengsi. Profesi sebagai petani adalah pekerjaan mulia dan tidak mengurangi marwah di mata masyarakat,” ujarnya.

Mawardi berharap, Pemuda Tani HKTI Sumsel ikut berperan aktif dalam berbagai sektor pertanian di Sumsel. Sehingga mampu menjawab persoalaan yang dihadapi para petani.

“Buatlah inovasi agar petani tidak harus berjibaku dengan cara bertani konvensial. Melainkan bertani dengan menggunakan teknologi. Sehingga dengan tenaga dan biaya yang sedikit mampu mencapai hasil yang maksimal,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Umum DPP Pemuda Tani HKTI, Rina Sa’ada,Lc., M.Si mengatakan Pemuda Tani HKTI Sumsel akan memberikan kontribusi terhadap pertanian di Sumsel itu sendiri.

“Mayoritas Pemuda Tani HKTI sumsel saya lihat SDM di Sumsel banyak sekali lulusan universitas dan banyak sekali prktisi dibidang pertanian,” ujarnya.

Ia menambahkan, langkah kedepannya yaitu lebih menciptakan agropreneur wirausaha dibidang pertanian. Nanti akan dibentuk kelompok usaha bersama di bidang pertanian di setiap daerah.

“Agropreneur itu target disuatu daerah, dipetakan dulu wilayah komoditinya seperti apa lalu kita support dari pusat untuk kerjasama misalnya kami sudah kerjasama dengan kementerian Koperasi dan UKM sudah siap mensupport dengan landasan Pemuda Tani HKTI di daerah membuat kelompok usaha bersama dibidang pertanian dan juga kami juga sudah bersinegri dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Kelautan dan Perikanan juga begitu untuk bantuan BLU untuk disalurkan kepada Pemuda Tani HKTI yang menggarap disektor kelautan dan perikanan,” tuturnya.

Rina menjelaskan, peran Pemuda Tani HKTI Sumsel dalam pencegahan Karhutlah dilakukan dengan cara sosialisasi kepada masyarakat agar melakukan cocok tanam tanpa membakar dan lain sebagainya.

“Pemuda Tani HKTI harus menjadi contoh bagaimana cara bertani tidak merusak alam ataupun menyebabkan terjadinya Karhutlah,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPD Pemuda Tani HKTI Sumsel Syahrin, S.Pd mengatakan siap mengemban amanah untuk menciptakan petani milenial di Sumsel.

“Kita akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, memberikan contoh dalam peningkatan pertanian yang inovatif,” pungkasnya. (vin)