PILARSUMSEL.COM

118 Ekor Hewan Asal Papua Diamankan Polisi

Super Admin

PILARSUMSEL.COM, Ditreskrimsus Polda Sumsel mengamankan sebanyak 118 hewan endemik dilindungi asal Indonesia Bagian Timur yang akan diselundupkan.

Satwa tersebut dibawa oleh tiga orang pria menggunakan mobil jenis Hi Ace dengan nopol B 7034 TDB, di Jl Soekarno Hatta, Palembang, Senin (6/9/2021) pukul 23.45 WIB lalu. Informasi yang dihimpun, satwa dilindungi ini berasal dari Papua dan diduga akan diselundupkan ke Thailand melalui jalur Pulau Sumatera persisnya Sumatera Utara.

Pelaku yang mengangkutnya juga sempat transit di Surabaya dan Kota Bogor, Jawa Barat.

Rincian satwa yang diidentifikasi yaitu Kakatua raja sebanyak 6 ekor, Kakatua jambul orange 7 ekor, Nuri kepala-hitam 10 ekor dan 1 kondisi mati, Burung mambruk 2 ekor, dan Nuri mazda 22 ekor.

Lalu ada Nuri hitam 17 ekor, Nuri bayan 22 ekor, Kadal Panama 20 ekor,  Soa payung 20 ekor, Sugar glider 7 ekor, Bajing 6 ekor dan 1 albino serta Garangan 2 ekor.

Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kombes Pol Barly Ramadhany saat dikonfirmasi, membenarkan pihaknya telah menggagalkan upaya penyelundupan satwa dilindungi asal Papua tersebut.

Mantan Direktur Ditreskrimum Polda Lampung ini mengatakan satwa tersebut diantaranya adalah burung paruh bengkok.

“Iya, itu satwa dari Papua,” ujarnya, Kamis (30/9/2021).

Barly menegaskan, satwa-satwa itu sudah diserahkan ke BKSDA Sumsel dan akan dibebaskan ke habitatnya.

“Kita mengimbau kepada masyarakat, selama satwa itu dilindungi maka kembalikanlah ke habitatnya. Kalau  mau memelihara, itukan ada prosedurnya,” terangnya.

Terlebih, tambahnya, apakah itu (satwa) hasil penangkaran, sudah ada izinnya atau belum.

“Tetapi, jika itu dilindungi dan memang jumlah di alamnya sangat terbatas, itu memang harus dikembalikan kepada instansi yang berwenang,” ungkap Barly.

Beredar informasi jika penyelundupan satwa dilindungi ini diduga didekingi oleh oknum kepolisian, Barly enggan memberi jawaban pasti. Termasuk keberadaan para pelaku.

“Itu (informasinya) harus diperdalam lagi. Karena itu hasil temuan,” tutup mantan Kapolres Musi Rawas ini.(dho)

Berita Terkait

156