Lapas Banyuasin Terima Studi Tiru Pembangunan ZI dari Lapas Kelas IIA Bengkulu

Banyuasin157 Dilihat

BANYUASIN-Membangun komitmen bersama Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Lapas IIA Banyuasin mendapat kunjungan Studi Tiru Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas Lapas Kelas IIA Bengkulu. Sebanyak 15 Orang petugas Lapas Kelas IIA Bengkulu melakukan kunjungan studi tiru yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Yuniarto, Senin (04/03/2024).

Kegiatan disambut baik dan hangat oleh Kepala Lapas IIA Banyuasin Jhonny H Gultom dengan didampingi Pejabat Struktural dan Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM Lapas Kelas IIA Banyuasin.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lapas IIA Banyuasin memberikan materi penguatan terkait implementasi 6 (Enam) Area Perubahan dalam mewujudkan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM mulai dari, Manajemen perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Kemudian seluruh Tim Pokja Lapas IIA Bengkulu diajak berkeliling melihat fasilitas-fasilitas layanan di lingkungan Lapas IIA Banyuasin khususnya pada area-area layanan publik seperti ruang PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), ruang riksa, ruang kunjungan, ruang bermain anak, ruang laktasi, dan seluruh layanan publik serta diperlihatkan inovasi-inovasi lainnya.

Acara dilanjutkan dengan paparan materi tentang langkah strategis dalam rangka mewujudkan Pembangunan Zona Integritas meraih predikat WBK oleh Ketua Pembangunan Zona Integritas Muhammad Faikar. Beliau menjelaskan bahwa kerja sama tim dan komitmen pimpinan merupakan aspek utama dalam mewujudkan pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM.

“Kelengkapan data dukung menjadi nilai yang paling utama dalam pembangunan ZI. Selain itu juga Sarana Prasarana, Fasilitas layanan yang memadai serta penerapan inovasi menjadi juga menjadi salah satu faktor penunjang penilaian,” jelasnya.

Selain itu, Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu Yuniarto mengatakan, melalui pelaksanaan kegiatan studi tiru ini diharapkan dapat menjadi pendorong semangat dan komitmen para petugas Lapas Kelas IIA Bengkulu khususnya Tim Pokja untuk terus berperan aktif dalam mewujudkan Pembangunan Zona Integritas guna meraih predikat WBK.

“Apa yang sudah kami tinjau disini mulai dari sarana pra sarana, inovasi serta yang lainnya akan kami pelajari dan terapkan di Lapas Kelas IIA Bengkulu sebagai Langkah kami dalam membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi,” ungkapnya.

Akhir kegiatan Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin memberikan kenangan berupa cinderamata kepada Kepala Lapas IIA Bengkulu. Sebelum kegiatan berakhir dilanjutkan dengan diskusi, tanya jawab, share sharing, tukar data dan informasi oleh masing-masing Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas. (rl)