Mahasiswa Unmura Bikin Pakan Alternatif Ternak Unggas

Berita16 Dilihat

 

laLUBUKLINGGAU-Para pengusaha atau perternakan dan Mahasiswa Universitas Musi Rawas (Unmura) melaksanakan pelatihan Pembuatan Pakan Alternatif Ternak Unggas, Minggu (21/11/2021), di Lubuklinggau Timur I.
Permadi, Mahasiswa Unmura mengatakan, pakan ayam menjadi penunjang dalam menghasilkan ayam ternak yang berkualitas. Pakan yang baik nantinya akan mempengaruhi perkembangan dan produktivitas telur. Namun harga pakan Unggas sekarang semakin mahal. Hal ini cukup memberatkan bagi para pengusaha / peternak unggas karena dapat membuat para peternak mengalami kerugian. Tetapi, jika mampu membuat pakan unggas sendiri tentu bisa menghemat pengeluaran.
“ Pembuatan pakan ternak unggas bisa memanfaatkan bahan pakan lokal seperti tanaman indigofera yang memiliki nilai Nutrisi yang sangat baik,” kata Permadi, pada wartawan pilarsumsel.com.
Ditambahkan Yuliyanti, Pemanfaatan indigofera dalam pakan sebagai penyuplai atau sebagai sumber protein sehingga sumber protein tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan dari ternak unggas seperti PBB (Pertumbuhan Berat Badan) dll.
“ Harapan dengan adanya pelatihan pakan alternatif kepada para pengusaha / peternak dapat membantu dalam memecahkan masalah terhadap pakan baik dari sisi kualitas maupun harga,” imbuhnya.
Yuliyanti menerangkan, pembimbing menerangkan bahwa kegiatan Mahasiswa tersebut sangat didukung. Mahasiswa harus banyak-banyak melakukan komunikasi dan membaur dengan masyarakat.
Hal itu akan menambah wawasan untuk masyarakat dan Mahasiswa itu sendiri. Dan juga dapat membantu masyarakat dalam menangani permasalahan harga pakan yang semakin tinggi yang kemudian beralih untuk membuat pakan alternatif yang ada di sekitar lingkungan kita dengan harga terjangkau sehingga dapat meminimalisir kerugian masyarakat peternak unggas.

Sementara Wasir Ibrahim, S. PT., M. Si selaku dosen mengatakan, selain tanaman indigofera masih banyak sumber pakan alternatif yang lain seperti azzola, maggot dan ampas tahu. Pakan alternatif tersebut dengan mudah didapati dengan harga murah/terjangkau,”Pakan alternatif mudah dan murah,” ujarnya. (siswanto)