Mayat Perempuan di Pinggir Jalinsum Ternyata Korban Tabrak Lari, Satlantas Makamkan Jenazah

Sumsel, Utama14 Dilihat

MURATARA-Mayat Perempuan (sebelumnya tertulis laki-laki) ditemukan di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumsel, Senin (4/10/2021) pukul 06.04 WIB lalu, tepatnya dekat Rumah Makan Prima Rasa milik sdr. Haji Ali, diduga korban tabrak lari.

“Mayat Perempuan OTD tanpa identitas tersebut di temukan  tergeletak di pinggir jalinsum di duga akibat tabrak lari dari kendaraan yg tidak di kenal. Mengingat di seputaran di kelurahan Karang Jaya kec. Karang jaya kondisi jalan yang gelap dikarenakan mati lampu,” kata Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto melalui Kasat Reskrim didampingi humas, Selasa (5/10/2021).

Pada Pukul 16.00 WIB, pihak RSUD  Kab.Muratara melakukan Koordinasi dengan Sat Lantas Polres Muratara, dan Melakukan Visum Et revertum terhadap jenazah dan langsung melakukan penguburan Jenazah tersebut.

“Terdapat luka pada korban diduga akibat benturan benda keras di kepala belakang sebelah kanan,” ucapnya.

Lanjut dia, tidak menutup kemungkinan Mayat tanpa identitas tersebut merupakan ODGJ (orang dengan Ganguan Jiwa) yang dibuang dari Kab/Kota Lain . Mayat tak dikenal oleh Personil Polsek Karang Jaya sebagai orang gila yang sering berjalan mondar mandir di pinggir Jalinsum Jambi depan Polsek Karang Jaya tanpa identitas dan diperkirakan korban laka tabrak lari.

“Tidak Menutup kemungkinan Mayat yang ditemukan Tersebut Korban dari Tabrak Lari yang terjadi pada malam hari mengingat tempat ditemukan Mayat tidak ada Penerangan Lampu. Pelaku tabrak lari diperkirakan pengemudi r4 ataupun r2 yang melintasi jalinsum linggau jambi yang mengendari kendaraanya dalam kecepatan tinggi,” ungkapnya.

Dia menyarankan sehubungan dengan masih seringnya mati lampu kurangnya penerangan dijalan khususnya di Kelurahan Karang jaya Kec. Karang Jaya Kabupaten Muratara agar instansi terkait dapat membantu untuk mengambil langkah – langkah dan kebijakan- kebijakan yang tepat mengatasi masalah tersebut. (SO)