Penerimaan Sekolah Rakyat OKI Masih Tunggu Juknis Pusat
OKI, PILAR SUMSEL.COM — Hingga saat ini, Dinas Sosial Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) belum membuka penerimaan siswa untuk program Sekolah Rakyat.
Hal tersebut disebabkan petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat yang belum diterima.
Kepala Dinas Sosial OKI, Dwi Zulkarnain, mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu keputusan pusat terkait mekanisme penerimaan, khususnya penentuan kriteria calon siswa dari keluarga kurang mampu.
“Karena ini untuk siswa SD hingga SMA dari keluarga kurang mampu, kami masih menentukan kriteria warga kurang mampu yang masuk desil 1 dan 2,” ujar Dwi, kemarin (6/1).
Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat nantinya akan menampung sekitar 1.000 siswa dengan sistem asrama.
Menurutnya, jumlah siswa kurang mampu di OKI sebenarnya lebih dari cukup, namun perlu dipastikan kesiapan mereka untuk mengikuti sistem pendidikan berasrama.
Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah modern dengan berbagai fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar. Program ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang unggul dan siap bersaing.
“Operasional sekolah direncanakan mulai awal tahun ajaran baru. Saat ini pembangunan gedung masih berlangsung. Nanti kami juga akan meminta bantuan para kepala desa dan lurah karena mereka yang paling mengetahui kondisi masyarakatnya,” jelas Dwi.
Sementara itu, Camat Teluk Gelam, Trisno Filhaq, menyatakan dukungannya terhadap program tersebut. Ia berharap Sekolah Rakyat dapat meningkatkan kualitas pendidikan di OKI.
“OKI menjadi salah satu dari tiga kabupaten yang mendapatkan program ini. Kami berharap lulusannya menjadi siswa yang unggul,” katanya. (*/red)