Sejarah Peringatan Nuzul Qur’an

By. Ustdza Tobel Nursebsa, M. Pd.

Artikel-Opini101 Dilihat

Peringatan Nuzul Quran adalah peristiwa yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia untuk memperingati turunnya Al-Quran sebagai kitab suci umat Islam. Ada beberapa tradisi peringatan Nuzul Quran yang dilakukandi Indonesia diantaranya adalah
1. Pembacaan Al-Quran: Umat Islam di Indonesia biasanya mengadakan pembacaan Al-Quran secara bersama-sama di masjid atau mushola.
2. Khotbah dan Ceramah: Imam atau ustadz biasanya memberikan khotbah atau ceramah tentang pentingnya Al-Quran dan Nuzul Quran.
3. Pemberian Hadiah: Anak-anak biasanya mendapatkan hadiah berupa uang atau barang-barang lainnya sebagai simbol peringatan Nuzul Quran. Dll.

Seluruh mufassir menyepakati bahwa diturunkannya wahyu Al-Qur’an pertama kali kepada Rasulullah SAW bertepatan pada bulan Ramadan, sebagaimana disebutkan dalam surat Al-Baqarah ayat 185.

شَهْرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٍ مِّنَ ٱلْهُدَىٰ وَٱلْفُرْقَانِ ۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ ٱللَّهُ بِكُمُ ٱلْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ ٱلْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا۟ ٱلْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya: “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”

Nuzul Quran adalah peristiwa turunnya Al-Quran sebagai kitab suci umat Islam. Pada tahun 610 M, Nabi Muhammad SAW berusia 40 tahun dan sedang melakukan uzlah (mengasingkan diri) di Gua Hira, sebuah gua yang terletak di Jabal Nur, dekat kota Mekah. Pada saat itu, Nabi Muhammad SAW sedang mencari kebenaran dan kebijaksanaan.

Pada malam 17 Ramadan tahun 610 M, Nabi Muhammad SAW sedang berada di Gua Hira ketika tiba-tiba dia mendengar suara yang menggelegar. Suara itu adalah suara Malaikat Jibril yang membawa wahyu dari Allah SWT. Malaikat Jibril memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk membaca, tetapi Nabi Muhammad SAW menjawab bahwa dia tidak bisa membaca. Malaikat Jibril kemudian memeluk Nabi Muhammad SAW dan memerintahkannya untuk membaca lagi. Nabi Muhammad SAW kemudian membaca ayat-ayat Al-Quran yang pertama, yaitu Surat Al-Alaq ayat 1-5.

Setelah peristiwa Nuzul Quran, Nabi Muhammad SAW menjadi Rasul Allah SWT dan mulai menyebarkan ajaran Islam kepada masyarakat Mekah. Al-Quran terus diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW selama 23 tahun, hingga Nabi Muhammad SAW wafat pada tahun 632 M. Al-Quran kemudian dikumpulkan dan dibukukan oleh para sahabat Nabi Muhammad SAW, dan menjadi kitab suci umat Islam.

Nuzul Quran adalah peristiwa yang sangat penting dalam sejarah Islam, karena merupakan awal dari penyampaian ajaran Islam kepada umat manusia. Al-Quran menjadi sumber ajaran dan pedoman hidup bagi umat Islam, dan Nuzul Quran menjadi peristiwa yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia. (**)