Tiga Kali Pilkada Mengusung Kandidat, Pilihan Demokrat Lubuklinggau Menang

HRW Targetkan Peluang Menang 60 Persen

Lubuklinggau197 Dilihat

LUBUKLINGGAU-Kendati hanya satu kursi di Legislatif periode 2024-2029, namun Partai Demokrat Kota Lubuklinggau banyak yang mengincar perahunya untuk berlayar bersama.

Hal ini bukan tanpa alasan, partai berlambang Merzi ini memiliki keluarga besar, masa simpati dan kader solid untuk memenangkan siapun yang diusungnya.

“Tiga kali Pilkada, Demokrat pengusung dan memenangkan kandidat. Sebab, kamk all out siapa yang diusung Demokrat,” demikian ditegaskan Ketua DPC Demokrat Kota Lubuklinggau H Taufik Siswanto SE MM saat menyampaikan sambutan setelah paparan Balon Wako Lubuklinggau H Rodi Wijaya (HRW), Sabtu (26/5/2024).

Lebih lanjut H Taufik sapaan H Taufik Siswanto ini, pihaknya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kandidat yang diundang hadir untuk melaksanakan mekanis partai yakni Paparan Visi Misi hingga peluang kemenangan. “Hasil paparan ini akan disampaikan ke DPP Demokrat dan ditembuskan ke DPD Demokrat Sumsel,” kata pria yang menjabat tiga periode DPRD Kota Lubuklinggau.

Masih disampaikan H Taufik, poin penting yang dipaparkan Balon Wako H Rodi Wijaya yaitu sanggub mengabdi dan meneruskan pembangunan Lubuklinggau lebih baik lagi. Dan hal-hal lain terkait mekanisme penjaringan kandidat. “Saya tegaskan kandidat yang tidak hadiri undangan DPC Demokrat Lubuklinggau, saya tegaskan tidak akan mendapatkan rekomendasi demokrat,” tandasnya.

Diakuinya, Pilkada 2008, 2013 dan 2018, Demokrat selalu berkoalisi dengan partai Golkar untuk mengusung kandidat. “Ada tujuh kandidat yang mengembalikan berkas dan memenuhi undangan, sampai saat ini, Balon Wako Rahmat Hidayat, Imam Senen, Hendri Almawijaya, H Rustam Effendi dan H Rodi Wijaya. Nanti pukul 14.00 WIB, dijadwalkan Hendri Juniansyah akan paparan visi misi di Demokrat. Lalu Senin, Alfarizi,” terang H Taufik.

Ditempat yang sama, H Rodi Wijaya dikenal HRW menyampaikan, mengikuti mekanisme partai Demokrat mulai dari pendaftaran, penutupan hingga paparan visi misi. “Kami menggunakan analisa SWATT, untuk mengetahui kekuatan, ancaman, kesempatan dan peluang menang. Saya targetkan peluang menang 60 persen,” jelasnya. (*)